Halo teman-teman. Akhirnya kita bisa ketemu lagi. Terima kasih buat kalian yang udah mau ngeluangin waktu berharga kalian buat baca sedikit ulasan dari saya ini.
Di sini saya akan sedikit menjelaskan perbedaan dari ketiga versi Blender yang pernah saya coba, yaitu Blender 2.49, Blender 2.56 dan Blender 2.57. seperti ulasan yang lalu, kebanyakan perbedaan antara versi Blender di atas adalah dari segi tampilan interface-nya. Atau disebut juga User Preference. Sedangkan untuk yang lain, misal shortcut transform, properties dan lain sebagainya, hampir sama untuk ketiga versi Blender tersebut.
BLENDER 2.49
Seperti yang dapat kita lihat, warna yang mendominasi adalah abu-abu. Memang, untuk warna MESH (objek di Blender) mempunyai warna yang lebih gelap. Tetapi setelah beberapa lama memakai Blender, kadang kita akan kesulitan untuk men-transform mesh yang sedang kita kerjakan. Karena pada Blender 2.49 lebih banyak menggunakan shotcut key dalam editing gambar atau objek.
BLENDER 2.5
Warna latar masih didominasi oleh warna abu-abu memang. Tetapi jika kita lihat sepintas, tampilan Blender 2.5 ini jauh lebih “cantik” daripada Blender 2.4 bukan? Interface pada Blender 2.5 akan sangat memudahkan kita dalam editing objek, karena pada Blender 2.5 jauh lebih sedikit dalam penggunaan shortcut keyboard. Ssemua hal mengenai transform dapat kita lakukan hanya dengan menggeser toolbar yang sudah terdapat pada layar utama. Dengan kata lain, kita tidak perlu bersusah-susah menghafal shortcut saat akan “bermain” dengan objek.
Masih bingung juga dengan perbedaannya?? Coba liat agak ke bawah dikit deh. Haha
TRANSFORM WINDOW
Bagian yang dilingkari adalah bagian transform objek. Jika menggunakan Blender 2.49 maka kita butuh menghafal shortcut agar pengerjaan jauh lebih cepat selesai. Tetapi pada Blender 2.5 cukup dengan menggeser kursor, maka jendela transform dapat kita akses lebih cepat.
Kenapa cuma jendela transform saja yang terlihat paling penting? Karena dari transform ini, kita bisa mengubah bentuk, memberikan warna, bahkan meng-animasi objek yang kita inginkan.jika kita sudah terbiasa dengan letak jenis transform pada Blender, saya jamin pekerjaan teman-teman akan selesai dengan cepat.
Karena pertimbangan itulah, jika kita ingin menggunakan Blender 2.49, carilah tutorial yang mengusung Blender 2.49. Begitu pula jika kita ingin menggunakan Blender 2.57, maka kita harus mencari tutorial yang dalam pengerjaannya menggunakan Blender 2.57. Karena akan susah bagi kita untuk menyesuaikan interface antara Blender 2.4 dengan Blender 2.5, kecuali kita sudah hafal betul letak transformasi yang kita inginkan.
Saturday, April 23, 2011
BLENDER 2.4 atau BLENDER 2.5 ? ?
BLENDER???
Apa itu Blender?? Apa bedanya Blender dengan aplikasi CG (Computer Graphic) lainnya?? Mengapa Blender???
Mungkin itulah pertanyaan kalian waktu pertama kali mengenal aplikasi Blender ini. Well, Blender adalah sebuah aplikasi CG berbasis OSS (Open Source Software), yang artinya software ini bisa kita dapatkan secara gratis (suka yang gratis-gratis kan?? Hehe). Memang, saya sendiri baru mengenal Blender kurang dari 2 bulan yang lalu. Tetapi setelah mencoba Blender selama 1-2 minggu, langsung tertarik ama ni software.
Kenapa??
Yang pertama udah jelas. GRATIS alias nggak bayar. Meskipun gratis, tapi jangan pandang Blender sebelah mata. Karena berbasis OSS, maka pengembangannya bisa dikatakan lebih cepat daripada software berbayar lainnya. Setiap versi Blender terbaru mempunyai tampilan interface yang lebih menyegarkan mata.
Yang kedua. Blender nggak Cuma bisa buat gambar 2D aja. Blender juga bisa membuat (yang pastinya) 3D, animasi, game (yup, beneran. Game lho), dan juga bisa buat video editing. Wew, banyak juga ya pekerjaan yang bisa dilakuin Blender ini??
Yang ketiga (dan seterusnya deh), karena apa y??? bingung juga jadinya. Pokoknya banyak deh keuntungan Blender ini. Haha.
Kalau kalian penasaran seperti apa sih hasil Blender, coba aja search di mbah Google tentang beberapa projek yang udah selesai dengan Blender ini. Beberapa diantaranya adalah film pendek atau short movie THE ELEPHANT’S DREAM dan juga BIG BUCK BUNNY. Salah satu film hasil Blender yang bisa nembus pasaran adalah AVATAR. Jaw dropping isn’t it?? Hohoho.
Kalian bisa dapetin software Blender ini di www.blender.org. Memang banyak versi yang bakal kalian lihat disana. Sebagai contoh, pertama kali saya belajar Blender pake Blender versi 2.49. Setelah kira-kira 1 bulan nyoba, akhirnya saya download Bender versi 2.56 Beta version. Baru 1 minggu yang lalu akhirnya saya dapet juga Blender versi 2.7 Stabble version. Memang ada sedikit (tapi lumayan banyak juga sih) perubahan interface dari Blender versi 2.4 dengan Blender versi 2.5.
Mau tau bedanya?? Tunggu aja postingan saya berikutnya ya. Haha. Moga-moga kalian nggak bosen ma tulisan saya. Harap maklum y teman-teman, saya juga baru pertama kali buat beginian. Maka dari itu, mohon kritik dan saran dari temen-temen semua. Semua masukan atau uneg-uneg juga monggo dituangin aja di sini. Semakin banyak bertukar pikiran, semakin banyak ilmu yang bisa kita dapet. Hehe
Well guys, see u no my next chapter. Kalau mau ngubungin saya, bisa di alamat email aldo_pradana_putra@yahoo.com. Sukses selalu and keep your spirits up..
Mungkin itulah pertanyaan kalian waktu pertama kali mengenal aplikasi Blender ini. Well, Blender adalah sebuah aplikasi CG berbasis OSS (Open Source Software), yang artinya software ini bisa kita dapatkan secara gratis (suka yang gratis-gratis kan?? Hehe). Memang, saya sendiri baru mengenal Blender kurang dari 2 bulan yang lalu. Tetapi setelah mencoba Blender selama 1-2 minggu, langsung tertarik ama ni software.
Kenapa??
Yang pertama udah jelas. GRATIS alias nggak bayar. Meskipun gratis, tapi jangan pandang Blender sebelah mata. Karena berbasis OSS, maka pengembangannya bisa dikatakan lebih cepat daripada software berbayar lainnya. Setiap versi Blender terbaru mempunyai tampilan interface yang lebih menyegarkan mata.
Yang kedua. Blender nggak Cuma bisa buat gambar 2D aja. Blender juga bisa membuat (yang pastinya) 3D, animasi, game (yup, beneran. Game lho), dan juga bisa buat video editing. Wew, banyak juga ya pekerjaan yang bisa dilakuin Blender ini??
Yang ketiga (dan seterusnya deh), karena apa y??? bingung juga jadinya. Pokoknya banyak deh keuntungan Blender ini. Haha.
Kalau kalian penasaran seperti apa sih hasil Blender, coba aja search di mbah Google tentang beberapa projek yang udah selesai dengan Blender ini. Beberapa diantaranya adalah film pendek atau short movie THE ELEPHANT’S DREAM dan juga BIG BUCK BUNNY. Salah satu film hasil Blender yang bisa nembus pasaran adalah AVATAR. Jaw dropping isn’t it?? Hohoho.
Kalian bisa dapetin software Blender ini di www.blender.org. Memang banyak versi yang bakal kalian lihat disana. Sebagai contoh, pertama kali saya belajar Blender pake Blender versi 2.49. Setelah kira-kira 1 bulan nyoba, akhirnya saya download Bender versi 2.56 Beta version. Baru 1 minggu yang lalu akhirnya saya dapet juga Blender versi 2.7 Stabble version. Memang ada sedikit (tapi lumayan banyak juga sih) perubahan interface dari Blender versi 2.4 dengan Blender versi 2.5.
Mau tau bedanya?? Tunggu aja postingan saya berikutnya ya. Haha. Moga-moga kalian nggak bosen ma tulisan saya. Harap maklum y teman-teman, saya juga baru pertama kali buat beginian. Maka dari itu, mohon kritik dan saran dari temen-temen semua. Semua masukan atau uneg-uneg juga monggo dituangin aja di sini. Semakin banyak bertukar pikiran, semakin banyak ilmu yang bisa kita dapet. Hehe
Well guys, see u no my next chapter. Kalau mau ngubungin saya, bisa di alamat email aldo_pradana_putra@yahoo.com. Sukses selalu and keep your spirits up..
Subscribe to:
Posts (Atom)




